Deklarasi Tolak ISIS di Kabupaten Pati

Kodim 0718/pati bersama masyarakat Kabupaten Pati mendeklarasikan penolakan gerakan radikalisme. Pendeklarasian tersebut, berlangsung di Balai Desa Kuthoharjo Kecamatan Pati, Sabtu pagi (30/8). 

Pembubuhan tanda tangan pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) itu, menandai pendeklarasian masyarakat Pati untuk menyatakan penolakan terhadap gerakan radikalisme seperti Islamic State of Iran and Syiria (ISIS).

Usai pendeklarasian, Dandim 0718/Pati menyampaikan bahwa NKRI adalah harga mati dan menolak  gerakan radikalisme ISIS di wilayah kabupaten Pati serta Kodim 0718/Pati sering turun ke masyarakat untuk bertemu dengan Tomas maupun Toga untuk menyampaikan penolakan terhadap paham yang bertentangan dengan ideologi bangsa Indonesia.

Bupati Pati dalam sambutannya menyampaikan bahwa ISIS tidak sesuai dengan paham yang ada di Indonesia. Sedangkan kali ini, mulai dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda), tokoh masyarakat, tokoh (pemuka) agama, mahasiswa dan  awak media, semuanya menolak. Ini bentuk keseriusan kita itu, bukan takut ISIS, karena paham kita tidak sama dengan ISIS itu,” kata Bupati Haryanto. 

Bupati Pati menambahkan,  pendeklarasian tersebut merupakan kesepakatan untuk pencegahan masuknya pengaruh asing yang tidak sejalan dengan norma dan ideologi bangsa.

Dalam kegiatan tersebut menjadi Narasumber adalah Dandim 0718/Pati (Letkol Inf Hery Setiono), KH. Abdul Qoyyum Pengasuh Ponpes. An-Nur Lasem, dan Pengasuh Ponpes Darul ‘Ulum Pondowan Tayu K.H. Muhammad Aniq. 

Author:
Tags
Masukkan Komentar Anda :