“Murah dan awet” oplosan Alkohol 70% dan aloevera gell sebagai pengganti cairan antiseptik

Kodim Pati- Dengan maraknya penyebaran virus Corona yang sangat menghebohkan dunia sekarang ini, kalau kita saksikan berita di layar kaca, banyak diantara masyarakat khususnya diperkotaan pada awal pemberitaan sehingga menyebabkan kepanikan serta rasa ketakutan yang berlebihan sehingga banyak yang melakukan aksi borong kebutuhan bahan pokok sampai dengan tisu, masker, sabun serta cairan antiseptik untuk kebutuhan keluarga.

Peristiwa seperti Itulah yang membuat barang-barang tersebut menjadi langka sehingga sulit ditemukan karena sudah banyak yang dibeli masyarakat dalam jumlah yang besar. Padahal kebersihan serta untuk menjaga agar tangan kita selalu higienis bersih dari kuman serta virus salah satunya dengan rajin membersihkan tangan dengan cairan sabun atau cairan antiseptik yang sudah banyak dijual dipasaran.

Himbauan dari pemerintah serta pimpinan TNI AD juga sama dengan memerintahkan seluruh jajarannya agar menyediakan cairan antiseptik dikantor masing-masing untuk cuci tangan guna mengantisipasi serta mencegah secara dini penyebaran virus Corona.

Mendapat perintah tersebut, Serma Imam Suroyo Bintara Tinggi seksi Logistik Kodim 0718/Patipun tidak kurang akal. Apabila membeli handrub antiseptik (Cairan antiseptik) pasti harganya mahal, apabila menggunakan sabun dibutuhkan air yang cukup dan airnya kondisi harus mengalir untuk membasuh tangan sehingga sangat merepotkan.

Ahirnya dengan browsing di internet dan berkonsultasi dengan Rumkitban Marga Husada Pati (Dinas Kesehatan Tentara) maka terciptalah cairan antiseptik buatan sendiri dengan berbahan alkohol 70 % yang dicampur dengan Aloevera gell untuk menjaga kelembapan kulit apabila dipakai membasuh tangan sehingga kulit tidak kering karena terkena alkohol murni.

Bukan hanya itu saja tempat atau kemasan yang dipakai untuk mewadahi hasil campuran ramuan antiseptik buatan sendiri tersebut juga tergolong unik karena diwadahi dengan alat semprot berbahan dari botol plastik yang sering digunakan untuk menyimpan air yang sering dijumpai pada tukang cukur atau potong rambut untuk membasahi rambut pelanggannya.

“Jangan melihat kemasannya, namun kita lebih mementingkan dari segi manfaatnya , selain murah meriah serta awet sehingga dapat dipergunakan untuk orang banyak,”Kata Imam Suroyo kepada Pendim Pati.Jumat,20/03/2020.

Melihat sekilas pertama kali dari tampilan botol cairan antiseptik buatan sendiri tersebut pasti kita bingung dan bertanya-tanya fungsi benda ini, karena tergolong agak nyeleneh karena tidak ada tulisan kalau itu cairan antiseptik. Tapi setelah disosialisasikan kepada seluruh staf ahirnya semuanya menjadi paham.

Patut dicontoh, dengan ide yang kreatif serta inovatif tersebut ahirnya sekarang ini khususnya prajurit serta PNS TNI AD yang berdinas di Kodim Pati tidak mengalami kesulitan untuk mencuci tangan dengan cairan antiseptik karena di beberapa titik dilingkungan asrama Kodim Pati sudah tersedia sehingga dapat mendatangkan manfaat bagi orang banyak.(Snpt.Pendim)

Author:
Tags
Masukkan Komentar Anda :