RATUSAN ANGGOTA KODIM 0718/PT JALANI TEST NARKOBA

Pati- Komando Distrik Militer 0718/Pati mengadakan tes urine secara acak dan mendadak kepada ratusan prajurit Kodim 0718/PT di Aula Makodim 0718/PT (Senin pagi, 18 April 2016). Tes urine terhadap ratusan tentara ini dilakukan setelah melaksanakan upacara  bendera bulan April 2016.

Kepala Staf Kodim 0718/Pati  Mayor Inf Agus Supriyadi yang mewakili Dandim 0718/PT menyampaikan bahaya peredaran narkoba sudah masuk ke seluruh lini profesi termasuk penegak hukum baik TNI maupun Polri. “Tidak hanya masyarakat saja,” kata Kasdim di hadapan lebih dari seratus anggota kodim yang berasal dari seluruh jajaran koramil di Pati.

Modus yang dilakukan para pengedar Narkoba adalah berupaya keras memasukkan barang ke institusi. “Jangan ada prajurit coba bekingi narkoba. Anggota yang tertua harus bisa mengawasi yang muda,”. Mayor Inf Agus Supriyadi mengatakan narkoba sekarang ini merupakan musuh negara yang harus diberantas.

Apa yang menjadi instruksi Panglima TNI harus dilaksanakan. “Pencegahan secara serentak. Apabila ada prajurit TNI yang terlibat dengan narkoba ancaman hukumannya adalah berat yaitu sanksi pemecatan dengan tidak hormat selain itu atasan yang bersangkutan akan dicopot dari jabatannya. Oleh karenanya hindari Narkoba karena dampaknya merusak diri sendiri, keluarga ataupun insitusi, tidak ada manfaatnya narkoba itu, imbuh Kasdim. 

Mayor Inf Agus Supriyadi mengatakan kegiatan tes urine ini sebagai bentuk perwujudan dari komitmen TNI untuk tidak terlibat dalam bentuk apa pun terkait dengan bahaya narkoba. Ini kegiatan internal untuk mengecek terkait dengan narkotika dan obat-obatan. Tes urine ini dilakukan dengan sistem sampling acak. Setelah ada hasil, pihaknya kami akan mengambil tindakan dan penanganan terhadap yang bersangkutan. “Proses ke jenjang berikutnya, apabila memang hasil yang disampaikan oleh tim pemeriksaan tes urine pagi ini,” kata Kasdim.

Dalam kegiatan tes urine itu, Kodim 0718/PT menggandeng Polres Pati dan RS Marga Husada Pati. Wakapolres Pati Kompol Nyamin mengatakan dalam pemberian materi diaula dengan tema Hidup Sehat tanpa Narkoba bahwa Peredaran Narkoba berbeda dengan kriminalitas lain, Narkoba bisa masuk disemua Institusi mulai dari TNI/Polri, Pemda/Bupati, Lapas ataupun masyarakat dan keluarga. Setiap hari sekitar 50 orang meninggal dunia akibat Narkoba sehingga jauhilah Narkoba karena akan merusak masa depan.

Dalam kegiatan ini, RS Marga Husada Pati menyiapkan 100 alat tes urine, setelah dilakukan pemeriksaan kepada 100 anggota prajurit secara acak, hasil pengecekan semuanya negatif terkena Narkoba. Kegiatan seperti ini akan sering dilakukan oleh Kodim 0718/PT untuk mendukung prajurit TNI yang bebas dari Narkoba.

Author:
Tags
Masukkan Komentar Anda :