Upacara penutupan TMMD sengkuyung Tahap II

Upacara penutupan TMMD sengkuyung Tahap II

Pati – bertempat di Halaman Balai Desa Karangsari Kecamatan Cluwak Kab.Pati  telah dilaksanakan giat Upacara Penutupan TMMD sengkuyung Tahap II th 2018 dengan tema “MEMBANGUN KARAKTER GENERASI MILENIAL ” Sebagai Penanggung jawab Dandim 0718 Pati Letkol Arm.Arief Darmawan, S. Sos yang di ikuti lk 600 orang.Rabu(8/8/2018)

Hadir dalam kegiatan tersebut,FORKOMPINDA (Sarimbit) Kab.Pati.H.Saeful Arifin (Sarimbit) Wabup Kab.Pati.Bpk Agus panitera muda( Pengadilan Negri),Perwakilan DPRD.Ketua BAZNAS Kab.Pati,Muspika Kec.Cluwak.Danramil jajaran Kodim 0718/Pati.Kapolsek jajaran Polres Pati.Ka UPT se-Kec.CluwakPerangkat desa Toda,Toga desa luwak.

Selaku Irup Dandim 0718 Pati (Letkol Arm.Arief Darmawan, S. Sos).Komandan Upacara Kapten Inf. Yahudi.S.Sos,Komandan Pleton I Letda Irwandi,Komandan Pleton II Peltu Hasyim.Komandan Pleton III Pelda Sulistyo,Komandan Pleton IV Pelda Puryadi.Perwira Upacara Kapt Cba.Indro Wharman. Pembawa acara Pns Ika Y HapsariPerwira keamanan Kapten Inf. Muhlisin.

Pasukan upacara :
– 1 unit Satsik Pemkab.Pati
– 1 SSK Kodim 0718 Pati
– 1 SST Brimob Pati
– 1 SST Polres Pati
– 1 SST Linmas
– 1 SST Satpol PP
– 1 SST Perhutani
– 1 SST Satpam
– 1 SST FKPPI
– 1 SST Pemuda  Pancasila
– 1 SSK Tokoh pemuda dan Perangkat desa
– 1 SST Pramuka
– 1 SST OSIS.

VI.SASARAN TMMD SENGKUYUNG TAHAP II – TH 2018 SBB :

A) SASARAN POKOK.
PENGASPALAN JALAN DESA UK. 600 X 2.5 M
MAKADAM JALAN DESA UK. 1.900 X 2,5 KM – 100 %.

B) SASARAN TAMBAHAN.
– PEMBUATAN POSKAMLING 1 UNIT UK. 3x2x3 M-100 %
– PEMBUATAN GORONG-GORONG 8 UNIT
– PEMBUATAN TUGU MONOMEN TMMD 1 UNIT -100 %.

C). SASARAN NON FISIK.
TELAH DILAKSANAKAN 22 KEGIATAN, YANG BEKERJASAMA DENGAN INSTANSI JAJARAN PEMERINTAH KAB. PATI YANG
MELIPUTI:
– KEGIATAN PELAYANAN, PENYULUHAN, SOSIALISASI DAN OLAHRAGA BERSAMA DALAM KEADAAN TERTIB DAN AMAN

D). KETERLIBAN PERSONEL.
– SATGAS TMMD 2 DESA 80 ORANG.
– KOMUNITAS DAN MASYARAKAT DESA SASARAN,SETIAP HARI ANTARA 50-80 ORANG.

Amanat Kasad Pada Upacara penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II

Gubernur dan anggota FKPD Provinsi Riau yang saya hormati,
Pangdam I/Bukit Barisan dan
Kapolda Riau yang saya hormati,
Para Asisten Kasad yang saya hormati, Bupati, Walikota dan anggota FKPD Kabupaten dan Kota di Provinsi Riau yang saya hormati,
Kepala Dinas/Instansi terkait yang saya hormati,Para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta organisasi kemasyarakatan, Segenap Prajurit dan Undangan sekalian yang berbahagia,

Mengawali kegiatan pagi ini, sebagai insan yang beriman dan bertakwa, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan
Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan ridho-Nya, kita dapat hadir pada Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-102 TA 2018 ini, dalam keadaan sehat wal’afiat.

Peserta upacara dan hadirin
sekalian yang berbahagia, Pembangunan wilayah desa
merupakan salah satu realisasi dari
kebijakan nasional Nawacita yang ingin mewujudkan pembangunan Indonesia dari pinggiran. Lebih jauh, salah satu titik fokus dari pembangunan nasional ini berupaya untuk mewujudkan kestabilan dan kemajuan Indonesia secara keseluruhan.Melalui pembangunan inilah, Potensi yang
ada di pedesaan harus dikembangkan dan kekurangan yang ada harus diatasi, guna mencapai pemerataan,pertumbuhan serta kemandirian desa secara berkelanjutan.Salah satu peran nyata TNI dalam mendukung pembangunan tersebut adalah
turut serta pada kegiatan TMMD ke-102 TA 2018 yang diselenggarakan selama 30 hari mulai tanggal 10 Juli s.d. 8 Agustus 2018. Selain mewujudkan kemanunggalan TNI dan Rakyat, TMMD yang dilaksanakan 3
kali dalam setahun ini juga merupakan wahana untuk menggelorakan kembali
semangat gotong royong, rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan serta Ketahanan
Nasional guna menjaga keutuhan NKRI kepada masyarakat dan khususnya generasi milenial.
Terkait hal tersebut, tema yang
diangkat dalam TMMD ke-102 TA 2018 ini yaitu “Manunggal Membangun Karakter Generasi Milenial” sangatlah tepat apabila
dihadapkan dengan kondisi generasi muda saat ini yang semakin modern. Seiring
dengan pesatnya kemajuan teknologi.moralitas dan karakter generasi muda juga harus dibangun sehingga menjadi pribadi
yang kreatif, aktif, inovatif dan berjiwa nasionalis yang kuat

Peserta upacara dan hadirin
sekalian yang berbahagia,
Pada kegiatan TMMD tahun kita melibatkan 50 Satgas TMMD di 50 Kab/Kota, 57 Kecamatan dan 79 Desa, dengan didukung oleh dinas Pemda setempat, di antaranya Dinas Kesehatan, Pertanian,
BKKBN, Sosial, Kehutanan, Pekerjaan Umum, Kejaksaan serta Kepolisian.Guna mencapai sasaran-sasaran fisik,Kita berupaya menjawab masalah-masalah
infrastruktur jalan di desa-desa terpencil atau terisolir, masalah fasilitas umum serta rendahnya kualitas hidup masyarakat. Untuk
itu, pada TMMD kali ini, dalam skala nasional, kita telah berhasil mewujudkan program rehabilitasi lebih dari 200 unit rumah
tidak layak huni, pembukaan 86 km jalan baru, pengerasan dan betonisasi 60 km jalan, perbaikan 30 rumah ibadah dan 8 sekolah, pembangunan jembatan dengan
panjang total 252 m, pembuatan 43 unit MCK, pembangunan Poskamling dan saluran drainase di lebih dari 30 desa,pemberian kambing kepada peternak binaan
serta penanaman 3.500 pohon di lahan konservasi alam.Sedangkan untuk sasaran non-fisik,Fokus program TMMD kali ini telah
diarahkan untuk menumbuhkan kekebalan dalam menghadapi isu-isu disintegrasi Bangsa dan hal-hal yang mengarah kepada konflik sosial. Dalam mencapai tujuan tersebut, Satgas TMMD yang
bersinergi dengan dinas terkait di Pemda setempat, telah melaksanakan penyuluhan
tentang hukum, wawasan kebangsaan kerukunan antar umat beragama, serta bahaya Narkoba dan paham-paham radikal.
Setiap Satgas juga mengeluarkan tim-tim yang bertugas memberikan asistensi tentang pemeliharaan Kamtibmas, pencegahan dan
penanganan Karhutla (Kebakaran hutan dan lahan), penyuluhan kesehatan dan program
KB, serta bimbingan tentang cara-cara bertani dan beternak yang modern.
Saya melihat bahwa kegiatan penyuluhan dan asistensi yang telah dilaksanakan tersebut mendapat apresiasi dan perhatian dari banyak pihak, karena
menyentuh problem-problem aktual yang dihadapi oleh masyarakat kita di daerah-daerah terpencil, serta menyasar elemen-elemen masyarakat yang rentan terhadap
masalah-masalah sosial. Saya berharap upaya yang telah dilaksanakan ini dapat yang mendorong semangat masyarakat kita untuk terus maju dan berkembang dari segi ekonomi, jeli dan waspada terhadap bahaya-bahaya yang berdampak negatif bagi lingkungan, serta membentuk kehidupan yang guyub dan
rukun di tengah perkembangan dunia yang semakin modern. Hal inilah yang kita harapkan pada akhimya akan menguatkan
Imunitas Bangsa serta membentuk karakter generasi muda kita sebagai generasi milenial yang berdaya saing tinggi.
Di samping kegiatan-kegiatan tadi,
dalam TMMD ke-102 ini TNI juga bekerja sama dengan Kemenpora RI guna menyukseskan program unggulan Pemuda Mandiri Membangun Desa (PMMD), yaitu
dengan meningkatkan kemandirian
generasi muda di pedesaan dengan turut serta secara aktif membantu kegiatan fisik dan non fisik. Saya berbesar hati melihat bagaimana program ini berhasil dalam
meningkatkan kapasitas dan daya saing para kaum muda dalam hal olahraga, menciptakan
lapangan kerja baru bagi mereka serta mendayagunakan segenap potensi desa mereka masing-masing secara optimal.
Peserta upacara dan hadirin
sekalian yang berbahagia,
Pelibatan TNI dalam program
pemerintah pada dasarnya telah sesuai dengan amanat dalam UU TNI Nomor 34 Tahun 2004, khususnya tentang tugas TNI
pada OMSP yaitu memberdayakan
wilayah pertahanan secara dini sesuai dengan Sistem Pertahanan Semesta dan membantu tugas pemerintah di daerah,Khususnya dalam aspek pembangunan
kualitas dan kesejahteraan masyarakat Oleh karena itu, TNI AD berkomitmen untuk turut ambil bagian dalam upaya
peningkatan kesejahteraan rakyat dan mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat sebagai kekuatan pertahanan.Meskipun tugas pokok tentara adalah menjadi yang terdepan di masa konflik,Namun di masa damai tentara juga wajib
berkontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini dimanifestasikan diantaranya dengan turun ke lapangan
membantu program pembangunan dan kesulitan rakyat, karena masa damai pada hakekatnya adalah masa persiapan untuk perang.
Selanjutnya, untuk lebih mempererat hubungan silaturahmi dan kekeluargaan antara TNI dengan rakyatnya, maka para
anggota Satgas TMMD saya wajibkan tidur di rumah dan makan bersama masyarakat dengan memanfaatkan ULP Prajurit yang
telah diberikan oleh Komando Atas
Sejarah perjuangan Bangsa kita telah membuktikan bahwa TNI lahir dari rakyat dan berjuang bersama rakyat dalam merebut kemerdekaan. Sampai kapanpun,
roh TNI adalah rakyat karena tanpa rakyat,TNI bukanlah apa-apa. Peserta upacara dan hadirin
sekalian yang berbahagia,
Mengakhiri amanat ini, selaku Kepala StafAngkatan Darat dan Penanggung Jawab Operasional TMMD, saya mengucapkan
terima kasih kepada segenap jajaran masyarakat serta semua pihak yang terlibat dalam TMMD ke-102 TA 2018 ini, sehingga
penyelenggaraan kegiatan tersebut dapat berjalan dengan sukses, aman dan lancar.

– Saya juga memohon maaf apabila
dalam pelaksanaan TMMD ke-102 ini,terdapat tutur kata maupun tingkah laku para Prajurt atau ada hal-hal lain yang kurang
berkenan di hati masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat di dalam kegiatan ini.Sebagai penutup, izinkan saya menyampaikan sejumlah pesan dan harapan sebagai berikut

– Pertama, pertahankan semangat
kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI-Rakyat dengan selalu hadir di tengah masyarakat dan membantu menyelesaikarn
masalah serta memberikan kontribusi untuk kesejahteraan masyarakat. Jangan mudah
terhasut dan terprovokasi oleh pihak manapun yang dapat merusak persatuan dan kesatuan Bangsa.

– Kedua, tingkatkan semangat gotong royong sebagai warisan budaya Bangsa yang sudah terbina dengan baik selama ini
sebagai upaya menjaga Imunitas Bangsa guna menghadapi berbagai ancaman,tantangan, hambatan dan gangguan terhadap keutuhan wilayah dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

– Ketiga, pelihara hasil program TMMD ke-102 ini agar manfaatnya dapat dinikmati oleh warga masyarakat dalam kurun waktu yang cukup panjang.

– Keempat, kepada para Dansatgas
TMMD ke-102, lakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan TMMD untuk dijadikan bahan perbaikan pada TMMD mendatang.

– Dan kelima, kepada para Prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras kalian. Dengan selesainya kegiatan
ini, segera kembali ke induk pasukan masing-masing dan perhatikan faktor keamanan selama dalam perjalanan.

– Akhirnya, dengan mengucap syukur
Kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa,
pada hari ini, Rabu, tanggal 8 Agustus 2018, Pukul.WIB, TNI Manunggal Membangun Desa ke-102 TA 2018 ini secara resmi saya nyatakan ditutup.

– Semoga Tuhan Yang Maha Esa
selalu memberikan bimbingan, petunjuk dan perlindungan-Nya kepada kita dalam melanjutkan pengabdian kepada TNI, Bangsa dan Negara tercinta.
Sekian dan terima kasih.
Tetap Semangat!!

Author:
Tags
Masukkan Komentar Anda :